DETAIL DOCUMENT
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT ) dengan nyeri ankle di Dusun Ngawen Kronggahan Kecamatan Gamping
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Maulana Risty Wardhani, 1710301188
Riska Risty Wardhani, S.Fis., M.Biomed
Siti Nadhir Ollin Norlinta, S.St.Ft,M.Fis
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2023-10-30 07:37:16 
Abstract :
Latar Belakang: Ankle merupakan anggota tubuh yang tergabung dalam ekstremitas bawah yang berfungsi sebagai penggerak tubuh dan stabilisasi. Chronic ankle instability merupakan kondisi terjadinya cedera berulang dikarenakan ketidakstabilan pergelangan kaki lateral yang disertai dengan gejala sisa seperti rasa nyeri, edema, keterbatasan ruang gerak sendi, yang muncul setelah terkena cedera beulang di lateral ligament ankle. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan risiko mengalami nyeri ankle. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian cross sectional pendekatan retrospektif, dengan populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di Dusun Ngawen Kronggahan Kecamatan Gamping dan sampel penelitian ini adalah masyarakat berusia 40 hingga 60 tahun yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Exact. Sig (2-sided) pada uji Chi Square adalah sebesar 0,048. Karena nilai Karena nilai Exact. Sig (2-sided) 0,048 < 0,05 maka diartikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan nyeri ankle. Simpulan: Nyeri Ankle terjadi dikarenakan biomekanik dimana pada individu yang kelebihan berat badan dan obesitas disebabkan oleh adanya perubahan arsitektur dan biomekanik dari fascia plantaris dan bantalan tumit (Heel Pads). Saran: Menggunkan metode terapi latihan untuk memulihkan cedera ankle, yang sudah terbukti memulihkan dengan perubahan yang signifikan 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta