Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Meitha Safira Damayanti, 1910301106
Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or
Andry Ariyanto, SST.Ft., M.Or
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2023-10-30 09:27:13
Abstract :
Latar Belakang : Stabilitas ankle suatu keadaan dimana ankle dalam keadaan stabil,
komponen dari sebuah kestabilan sendi ankle merupakan hasil dari saraf ,otot , dan
mechanical mechanism . Jika salah satu faktor ini tidak terpenuhi, maka ankle dapat
menjadi tidak stabil, atau yang dikenal sebagai ketidakstabilan pergelangan kaki (ankle
instability). Ankle instability dapat mempengaruhi penurunan stabilitas pada fungsi
pergelangan kaki (functional ankle).Tujuan : Mengetahui perbedaan pengaruh
strengthening exercise dan proprioceptive exercise terhadap peningkatan stabilitas
functional pada ankle instability pemain futsal. Metode : Eksperimental dengan
rancangan pre and post test two group design, Teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling,sampel berjumlah 20 orang yang dibagi menjadi 2
kelompok secara acak (random sampel) dengan program latihan 3x seminggu selama
6 minggu. Kelompok I diberikan intervensi strengthening exercise dan kelompok II
diberikan intervensi proprioceptive exercise. Alat ukur pada penelitian ini adalah
Balance error scoring system (BESS) Hasil : Hasil analisis data dengan paired sample
t-test pada kelompok I dan II menunjukan nilai p=0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukan
adanya pengaruh pada setiap kelompok dan terjadi peningkatan stabilitas functional
pada ankle instability. Hasil analisis data dengan independent sample t-test
menunjukan nilai p=0,000 (p<0,05) berarti ada perbedaan pengaruh strengthening
exercise dan proprioceptive exercise terhadap peningkatan stabilitas functional pada
ankle instability pemain futsal. Kesimpulan : Ada perbedaan pengaruh strengthening
exercise dan proprioceptive exercise terhadap peningkatan stabilitas functional pada
ankle instability pemain futsal. Saran : Untuk peneliti selanjutnya , lebih mengontrol
aktivitas fisik diluar program peneliti yang dapat mempengaruhi peningkatan
stabilitas functional pada ankle instability