DETAIL DOCUMENT
Hubungan antara keaktifan berorganisasi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa keperawatan anestesiologi universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Putry widya ningrum, 1911604006
Nia Handayani, S.Tr.Kep.,MKM
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2023-10-31 03:09:57 
Abstract :
Latar Belakang : Mahasiswa adalah insan akademik, dalam kegiatannya mahasiswa tidak terlepas dari rasa cemas. Cemas yang tidak dapat dikendalikan akan menimbulkan dampak negatif secara emosional. Organisasi kemahasiswaan merupakan faktor penyebab kecemasan, mahasiswa yang mengikuti organisasi kemahasiswaan dinilai memiliki potensi lebih besar terhadap keadaan cemas. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara keaktifan berorganisasi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa keperawatan anestesiologi Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional dengan metode Cross Sectional. Teknik sampling menggunakan Proportional Stratified Random Sampling pada 72 mahasiswa angkatan 2019, 2020, dan 2021. Pengumpulan data menggunakan kuesioner keaktifan berorganisasi untuk mengukur tingkat keaktifan berorganisasi dan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan. Data ini dianalisa dengan uji Spearman Rank. Hasil : Hasil penelitian antara keaktifan berorganisasi dan tingkat kecemasan didapatkan nilai korelasi 0.511 dan p-value 0.000 yang artinya terdapat hubungan yang cukup dengan arah korelasi hubungan positif, yaitu semakin tinggi skor keaktifan berorganisasinya maka semakin tinggi skor tingkat kecemasannya. Simpulan : Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan berorganisasi dengan tingkat kecemasan mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta. Saran : Perlu adanya perhatian khusus dari pihak pengajar terhadap mahasiswa yang aktif berorganisasi. Mungkin bisa dalam bentuk dosen pembimbing atau dosen pendamping kemahasiswaan yang bertugas sebagai konseling. Serta perlu dilakukan lebih lanjut mengenai faktor-faktor keaktifan berorganisasi yang menyebabkan cemas pada mahasiswa. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta