Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Elfa Chusnani, 1910201131
Ardani, S.Kep., Ns., M.Kep.
Yuni Kurniasih, S.Kep., Ns., M.Kep.
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-10-31 04:04:52
Abstract :
Latar Belakang: Discharge planning merupakan perencanaan saat awal masuk
sampai pasien meninggalkan rumah sakit dengan tujuan agar pasien dapat mencapai
kesehatan yang optimal dan mengurangi lama rawat inap. Tujuan discharge planning
yaitu untuk meningkatkan kontinuitas perawatan yang terbaik untuk pasien,
meningkatkan kemandirian dan kesiapan pasien serta keluarga saat dirumah. Burnout
(kelelahan) kerja pada perawat dapat menimbulkan kecenderungan bagi perawat untuk
tidak melakukan discharge planning, sehingga pelaksanan discharge planning belum
optimal.
Tujuan: Mengetahui hubungan burnout perawat terhadap pelaksanaan discharge
planning di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain
Deskriptif Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional, teknik sampling
menggunakan Simple Random Sampling sejumlah 117 perawat di ruang rawat inap RS
PKU Muhammaiyah Gamping sebagai responden. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner dan anlisis data menggunakan uji Kendall Tau.
Hasil: Hasil penelitian didapatkan burnout perawat 58,1% sedangkan pelaksanaan
discharge planning sebesar 55,6%. Hasil dari uji analisis kendall tau yaitu p=0,933
dengan nilai p signifikan p>0,05.
Simpulan dan Saran: Tidak ada hubungan antar burnout perawat terhadap
pelaksanaan discharge planning di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah
Gamping. Perawat diharapkan melaksanakan discharge planning dengan baik dan
meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.