Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Shinta Badriyah, 1911604059
Maulidah, S.Kep, Ns., M.,Kep
Aisyah Nur Azizah, S.Tr.Kep., M.Tr.Kep
Subject
GE Environmental Sciences
Datestamp
2023-10-31 07:11:43
Abstract :
Latar Belakang: Bencana longsor adalah salah satu bencana yang paling banyak
memakan korban jiwa di dunia. Daerah dataran tinggi adalah daerah paling rawan
terdampak bencana longsor. Kurangnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi
bencana merupakan salah satu faktor yang mengakibatkan risiko bencana menjadi
besar. Pengetahuan merupakan faktor utama dan menjadi kunci untuk
kesiapsiagaan. Pengetahuan yang dimiliki biasanya dapat memengaruhi sikap dan
kepedulian untuk siap siaga dalam mengantisipasi bencana dan pengetahuan dapat
ditingkatkan melalui edukasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi
kebencanaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi
bencana tanah longsor.
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah jenis penelitian pre-eksperimen dengan
desain penelitian One Group Pretest-Posttest Desig. Prosedur penelitian
menggunakan satu kelompok subjek yaitu kelompok eksperimen tanpa
menggunakan kelompok kontrol. Populasi yang digunakan adalah masyarakat
Desa Baru Manis, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi
Bengkulu. Sampel diambil sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel
yang digunakan adalah non-probability sampling. Instrumen penelitian
menggunakn kuesioner kesiapsiagaan berjumlah 30 aitem (?=0.898) Teknik
analisis data menggunakan Uji-T Paired Sampel Test.
Simpulan: Dari hasil Uji-T (Paired Sample T-test) diketahui Sig (2-tailed)
0.000<0,05 disimpulkan bahwa H0 ditolak, dan Ha diterima. Sehingga
disimpulkan bahwa edukasi kebencanaan berpengaruh signifikan dalam
meningkatkan sikap kesiapsiagaan masyarakat.
Saran: diperlukan penelitian lebih lanjut menggunakan metode true eksperimen,
agar memberikan kontrol, pengawasan dan screening yang lebih ketat kepada
calon subjek sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang baru.