Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nindri Nur Afifah, 1910301010
Riska Risty Wardhani, S.Fis., M.Biomed
Andry Ariyanto, SST.Ft., M.Or
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2023-10-31 09:26:25
Abstract :
Latar Belakang : Penggunaan berlebihan ekstremitas atas dalam olahraga raket dapat
meningkatkan resiko jaringan kelelahan dan cedera, menyebabkan radang pada tendon
dan jaringan lunak di pergelangan tangan, siku dan bahu, pada kasus Tennis elbow.
Kondisi ini akan mengakibatkan gangguan fungsional dan keterbatasan gerak. Tujuan
: Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penambahan deep
transverse friction pada mill?s manipulation terhadap peningkatan kemampuan
fungsional pada penderita tennis elbow. Metode Penelitian : Design penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pre and post test two grup design dengan jumlah
sampel 18 orang dengan 2 perlakuan. Kelompok perlakuan I diberikan mill?s
manipulation berjumlah 9 orang dan kelompok perlakuan II diberikan deep transverse
friction dan mill?s manipulation berjumlah 9 orang. Penelitian ini dilakukan selama 4
minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu dan kemampuan fungsional diukur
menggunakan PRTEE. Hasil : Berdasarkan hasil uji hipotesis paired sample t-test
pada kelompok I didapatkan nilai (p<0,05) p=0,000 yang berarti ada pengaruh mill?s
manipulation terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita tennis
elbow. Dan kelompok II didapatkan nilai (p<0,05) p=0,000 yang berarti ada pengaruh
penambahan deep transverse friction pada mill?s manipulation terhadap peningkatan
kemampuan fungsional pada penderita tennis elbow. Berdasarkan uji hipotesis
independent sample t-test pada kelompok III didapatkan nilai (p<0,05) p=0,000 yang
berarti ada perbedaan pengaruh penambahan deep transverse friction pada mill?s
manipulation terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita tennis
elbow. Kesimpulan : ada perbedaan pengaruh penambahan deep transverse friction
pada mill?s manipulation terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita
tennis elbow. Saran : Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan
penelitian dengan mengontrol aktivitas yang berpengaruh pada kondisi tennis elbow