Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ningsih, Ida Ayu Sri Puspa
Mawarti, Retno
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-30 01:48:15
Abstract :
Latar Belakang: Cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 27,1%,
dimana 31,5% bayi berumur 0-1 bulan diberi ASI dan susu lain. Angka ini masih
rendah, karena target cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi kurang dari 6
bulan adalah 80%.
Tujuan: Diketahui hubungan paritas dengan onset laktasi pada ibu post
partum di RS PKU Muhammadiah Yogyakarta tahun 2015.
Metode: Penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan rancangan
kohort prospektif. Sampel menggunakan purposive sampling yaitu Ibu post
partum yang ada di bangsal sakinah kelas II,III sebanyak 40 responden. Analisa
data yang digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel adalah uji chi
square.
Hasil: Sebagian besar onset laktasi pada primi mengalami onset laktasi
cepat yaitu sebanyak 19 (95%) responden dan lambat 1 (5%) responden dari total
sebanyak 20. Dan pada multipara sebagian besar mengalami onset laktasi cepat
yaitu 20 (100%) dari total sebanyak 20 responden. Sehingga hasilnya 0,311
sehingga lebih besar dari 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak. Maka tidak ada
hubungan yang signifikan antara paritas dengan onset laktasi pada ibu post
partum di RS PKU Muhammadiyah yogyakarta.
Simpulan: Paritas tidak mempercepat onset laktasi baik itu Ibu post
partum primipara maupun multipara.
Saran: Diharapkan seorang ibu baik primipara maupun multipara tetap
melanjutkan pemberian ASI dengan memperhatikan asupan gizi untuk ibu
maupun bayinya.