Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Farida Untari, 1910201018
Agustina Rahmawati, M.Kep., Sp.Kep.Kom
Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-11-01 03:30:22
Abstract :
Latar belakang : Harga diri adalah penilaian pencapaian pribadi seseorang dengan
menganalisis perilaku dengan diri idealnya. Harga diri rendah di seluruh dunia dengan
pravelensi 35% dari seluruh remaja di Indonesia. Harga diri remaja berpengaruh
dengan perkembangan pada remaja. Remaja dengan pola asuh yang benar maka akan
menumbuhkan harga diri tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola asuh
orang tua dengan harga diri pada remaja di Pedukuhan Tarudan Bangunharjo Sewon
Bantul Yogyakarta. Metode Penelitian: Desain penelitian correlation analitik dengan
pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah remaja yang tinggal di
Pedukuhan Tarudan Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta dengan sampel 52
responden. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Pengambilan data
mengenai pola asuh orang tua menggunakan kuesioner pola asuh orang tua, sedangkan
harga diri menggunakan kuesioner RSES (Rosenberg Self Esteem Scale). Analisis data
menggunakan Chi Square. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa sebagian besar
remaja di Pedukuhan Tarudan Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta dengan pola
asuh otoriter sebanyak 19 orang (36,5%). Sedangkan harga diri pada remaja sebanyak
18 orang (34,6%) mempunyai harga diri tinggi. Hasil analisis chi square didapatkan
nilai 0,000 (0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,843 menunjukkan keeratan
hubungan dalam rentang kategori tinggi. Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan
pola asuh orang tua dengan harga diri pada remaja di Pedukuhan Tarudan Bangunharjo
Sewon Bantul Yogyakarta oleh sebab itu, disarankan kepada orang tua untuk
menerapkan pola asuh otoriter dengan menggunakan komunikasi dua arah terhadap anak.