Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Purbaningrum, 1910301140
Devinta Yulia Laksmita, S.Ftr.,M.KKK
Muhammad Irfan, SKM., SSt.FT., M.Fis
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2023-11-01 04:14:47
Abstract :
Latar belakang: Proses penuaan pada lansia merupakan hal alamiah yang tidak dapat
dihindari sehingga perlu untuk dipersiapkan karena akan berdampak pada berbagai
gangguan kesehatan seperti kesulitan mencapai tidur yang nyenyak. Dik arenakan
proses neurodegeneratif yang terjadi menyebabkan perubahan kualitas tidur yang
cenderung memburuk padahal tidur menjadi kebutuhan dasar yang harus terpenuhi
dengan baik. Jika kecukupan tidur ini tidak terpenuhi maka akan berpengaruh terhadap
tubuh yang mudah lelah, emosional yang tidak stabil, penurunan kemampuan kognitif,
serta peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas terlebih bagi seorang lansia. Oleh
karena itu, solusi yang direkomendasikan bagi lansia adalah dengan melakukan
aktivitas fisik secara rutin karena memiliki banyak manfaat yang positif terhadap
kesehatan tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik dan
kualitas tidur pada lansia di posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Gamping 1.
Metode penelitian: Penelitian ini termasuk studi non eksperimental dengan cross
sectional dan teknik purposive sampling pada 60 lansia di Posbindu Bagas Waras,
Perum Pereng Dawe, Balecatur, Gamping, Sleman yang telah diseleksi berdasarkan
kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan. Variabel bebas dalam penelitian ini
adalah aktivitas fisik yang akan diukur dengan International Physical Activity
Questionnaire Short Form (IPAQ-SF) dan variabel terikat berupa kualitas tidur yang
diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Karakteristik responden
meliputi usia, jenis kelamin, pekerjaan, status perkawinan, dan status tinggal bersama
juga turut dianalisis dalam studi ini. Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh
lansia berusia 60 ? 69 tahun (45%), berjenis kelamin perempuan (76,7%), tidak bekerja
(66,7%), berstatus menikah (68,3%), serta tinggal bersama pasangan dan anaknya
(38,3%). Selain itu, mayoritas responden lansia di sana memiliki tingkat aktivitas fisik
sedang (41,7%) dan kualitas tidur yang baik (53,3%). Berdasarkan hasil analisis
korelasi dengan menggunakan uji statistik non parametrik rank spearman diperoleh
hasil nilai signifikansi 0,00. Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat aktivitas fisik
dan kualitas tidur pada lansia di posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Gamping
1