Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fena Anisa, 1910201107
Deasti Nurmaguphita, M.Kep.Sp.Kep.J
Prastiwi Puji Rahayu, M.Kep., Sp.Kep.J
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-11-01 06:35:35
Abstract :
Latar belakang: Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa
pada tahun 2015 sekitar 1,13 Miliar atau 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis
hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tidak menular tapi menjadi
pembunuh yang tersembunyi atau yang disebut dengan ?silent killer?. Penderita
hipertensi cenderung mengalami kecemasan yang disebabkan karena pengobatan
hipertensi membutuhkan waktu yang relatif lama. Seseorang yang mengalami
kecemasan cenderung mengalami masalah kegelisahan yang menyebabkan sulit tidur.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas hidup lansia
hipertensi yang menjalani pengobatan di desa Derman.
Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasi
dengan pendekatan waktu cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan
total sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 responden lansia yang
menjalani pengobatan di Desa Derman. Teknik analisis data menggunakan Spearman
Rank
Hasil: Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan
dengan kualitas hidup lansia hipertensi yang menjalani pengobatan di Desa Derman
(p=0,093, r=0,240). Hasil koefisien korelasi antar variabel sebesar 0,240 dengan
tingkat signifikan 0,093 menunjukan tidak ada hubungan antara kecemasan dengan
kualitas hidup lansia hipertensi yang menjalani pengobatan di Desa Derman dengan
kategori sangat lemah.
Simpulan dan Saran: Dari hasil penelitian ini ditemukan tidak adanya hubungan
antara kecemasan dengan kualitas hidup lansia hipertensi yang menjalani pengobatan
di Desa Derman. Responden hendaknya dapat mengurangi kecemasan sehingga
kualitas hidup tetap baik dan meningkat.