Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Umar Kholid Asadani, 1910301062
Moh. Ali Imron, S.Sos., M.Fis
Siti Nadhir Ollin Norlinta, S.St.Ft,M.Fis
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2023-11-01 06:50:20
Abstract :
Latar Belakang: Osteoarthritis merupakan multifaktorial progresif penyakit sendi yang
ditandai dengan nyeri kronis dan disfungsi kemampuan fungsional. Gejala utama
osteoartritis adalah gangguan nyeri dan pergerakan yang dapat mempengaruhi gangguan
fungsional. Prevalensi Osteoarthritis di Indonesia ditinjau berdasarkan dari usia yaitu
pada usia 40 tahun terdapat 5%, untuk usia 40-60 tahun memiliki presentase 30%,
sedangkan 65% untuk usia lebi dari 61 tahun. Modalitas Transcutaneus Electrical Nerve
Stimulation (TENS) dan Theraband Exercise merupakan tindakan fisioterapi yang dapat
digunakan untuk mengurangi nyeri, meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan
fungsional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan nyeri
Osteoarthritis lutut dengan kombinasi Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation
(TENS) dan Theraband Exercise Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan
metode Eksperimental two group pretest-posttest design. Sebanyak 26 sampel ditentukan
dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok
yaitu kelompok I dengan perlakuan Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS)
dan kelompok II dengan perlakuan Theraband Exercise. Penelitian ini dilakukan selama
4 minggu dengan frekuensi 2 kali dalam seminggu. Alat ukur yang digunakan yaitu
Numerical Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil hipotesis III menggunakan Mann Whitney
diperoleh nilai p=0,020 (p<0,005) yang berarti Kombinasi Transcutaneus Electrical
Nerve Stimulation (TENS) dan Theraband Exercise lebih menurunkan nyeri
osteoarthritis lutut. Kesimpulan: Kombinasi Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation
(TENS) dan Theraband Exercise lebih baik dibanding Transcutaneus Electrical Nerve
Stimulation (TENS) dalam menurunkan nyeri osteoarthritis lutut. Saran: Bagi Peneliti
selanjutnya diharapkan dapat mengontrol sampel dari beragam aktivitas.