Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Silvia Yuli Maharani, 1910301066
Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or
Ummy Aisyah Nurhayati, S.ST.FT., M.Fis., AIFO-FIT
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2023-11-01 07:14:08
Abstract :
Latar Belakang: Stunting adalah kondisi anak usia 0 ? 59 bulan, dimana tinggi badan
menurut umur berada di bawah Standar WHO (World Health Organization). Salah satu
dampak stunting adalah tidak optimalnya perkembangan kemampuan kognitif anak.
Selama masa stunting, terjadi kerusakan sel-sel pada otak, ketika lesi meluas dapat
terkena pada daerah pusat koordinasi gerak motorik, yaitu di sekitar otak kecil. Anak yang
mengalami malnutrisi kronik diprediksi mengalami berbagai hambatan di masa depan dan
memiliki kemampuan fisik, intelektual, serta produktivitas yang rendah. Pertumbuhan
dan perkembangan balita sangat penting untuk diperhatikan karena akan berdampak pada
kualitas generasi masa depan bangsa. Deteksi dini gangguan tumbuh kembang sangat
penting dilakukan pada anak balita, supaya saat terdeteksi adanya keterlambatan lansung
dapat ditangani dengan tepat. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan stunting
terhadap keterlambatan motorik kasar dan halus anak usia 3 Bulan ? 5 tahun. Metode
Penelitian: Kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian korelasional, pendekatan
cross sectional, Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling , sampel
berjumlah 21 balita dengan 1x pelaksanaan penelitian. instrument penelitian
menggunakan SDIDTK , serta analisis data yang digunakan adalah uji statistik korelasi.
Hasil: Uji korelasi menggunakan spearman rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan
stunting terhadap keterlambatan motorik kasar dan halus anak usia 0-5 tahun Sig.(2 tailed)
sebesar 0,000 (<0,1) tingkat keeratan hubungan sangat kuat yaitu 0,842 rentang nilai 0,801,00.
Simpulan: Terdapat Hubungan yang signifikan antara stunting dengan
keterlambatan motorik kasar dan halus anak. Saran: Bagi masyarakat khususnya orang
tua yang memiliki anak dengan kasus stunting Segera konsultasikan pada fasilitas yang
mendukung untuk menangani kasus keterlambatan motorik pada anak seperti dokter
spesialis anak atau ke fisioterapi.