Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Mila Nur Aini, 1910201037
Diyah Candra Anita K, S.Kep., Ns., M. Sc
Edy Suprayitno, S.kep.,Ns.,M.Kep
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2023-11-02 03:57:35
Abstract :
Latar belakang: Nyeri setelah pembedahan terjadi karena dampak dari jahitan atau tindakan medis
yang berkaitan dengan tindakan yang sudah dilakukan atau proses pemulihan. Nyeri merupakan
pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat dari kerusakan jaringan, baik
aktual maupun potensial. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi nafas dalam dan
aromaterapi Chamomile terhadap nyeri pada pasien post operasi di Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik
pengambilan sampel menggunakan kuota sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 45
responden yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok intervensi terapi relaksasi nafas dalam,
intervensi aromaterapi Chamomile, dan kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari 15
responden. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Pengumpulan
data menggunakan lembar skala nyeri. Alat ukur yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS).
Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian: Analisis Wilcoxon menunjukkan rata-rata
tingkat nyeri sebelum dan setelah dilakukan terapi relaksasi nafas dalam dan aromaterapi Chamomile
mengalami penurunan dengan diperoleh p-value sebesar 0,001 < 0,05, artinya terdapat perbedaan
yang signifikan tingkat nyeri sebelum dan setelah diberikan intervensi pada kelompok terapi relaksasi
nafas dalam dan aromaterapi Chamomile. Simpulan: Terdapat pengaruh terapi relaksasi nafas dalam
dan aromaterapi Chamomile terhadap nyeri pada pasien post operasi di Rumah Sakit PKU
Muhammadiyah Yogyakarta. Aromaterapi Chamomile lebih efektif terhadap nyeri pada pasien post
operasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Saran: Diharapkan pasien post operasi
yang mengalami nyeri dapat melakukan manajemen nyeri secara non farmakologi yaitu dengan terapi
relaksasi nafas dalam dan aromaterapi Chamomile pada saat tidak terikat dengan terapi farmakologi.