Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Melina Wati, 1910201182
Triani Rahmadewi, S.Kep., Ners., M.Kep
Kustiningsih, M.Kep.,Sp.Kep.An
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2023-11-02 04:06:31
Abstract :
Latar belakang : Gizi kurang merupakan kondisi yang menandakan pertumbuhan
anak. Gizi kurang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti terhambatnya
pertumbuhan, malas beraktivitas, imunitas terganggu sehingga mudah terserang
penyakit infeksi, mengalami perubahan perilaku seperti tidak senang atau mudah
menangis. Gizi kurang memiliki keterkaitan terhadap pendapatan keluarga, kebiasaan
makan, pendidikan serta pemberian ASI eksklusif.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian gizi
kurang pada anak usia 7?60 bulan di Desa Getas Playen Gunungkidul Yogyakarta.
Metode penelitian : Desain studi kuantitatif korelasional dengan rancangan cross
sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling
berjumlah 86 responden, instrumen lembar checklist pemberian ASI dan pengukuran
berat badan. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian : Hasil uji chi square menunjukkan pemberian ASI Eksklusif
sebanyak (82,6%) dengan gizi kurang (BB/U) sebanyak (9,3%) didapatkan nilai p
value = 1,000 menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pemberian ASI
eksklusif dengan kejadian gizi kurang pada anak usia 7-60 bulan.
Simpulan dan Saran: Tidak terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif
dengan kejadian gizi kurang pada anak usia 7-60 bulan di Desa Getas Playen
Gunungkidul Yogyakarta dan diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor
lain misalnya kebiasaan makan dan jumlah anggota keluarga.