Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Maulida Fitriyah, 1910201028
Ibrahim Rahmat, S.Kp., S.Pd., M.Kes
Suratini, S.Kep., Ns.,M.Kep.,Sp.Kom
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-11-02 04:12:51
Abstract :
Latar Belakang: Lansia merupakan tahap akhir dari perkembangan manusia.
Struktur penduduk dunia, termasuk Indonesia saat ini sedang mengalami proses
penuaan yang ditandai dengan peningkatan jumlah dan proporsi penduduk usia
lanjut. Di Indonesia lansia berjumlah 9,77% dari total penduduk pada tahun 2010
dan akan mencapai 11,34% atau 28,8 juta jiwa pada tahun 2020 dimana sekitar
60% lansia di Indonesia dilaporkan menderita insomnia.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan lingkungan fisik dengan kejadian insomnia
pada lansia di Tarudan Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta.
Metode penelitian: Desain penelitian corelation analitik dengan pendekatan cross
sectional. Subjek penelitian adalah lansia yang tinggal di Tarudan Bangunharjo
Sewon Bantul Yogyakarta dengan sampel 50 responden, Teknik pengambilan
sampel dengan total sampling. Pengambilan data mengenai lingkungan fisik
menggunakan kuesioner lingkungan fisik, sedangkan insomnia menggunakan
KSPBJ-Insomnia Rating Scale. Analisis data menggunakan Spearman Rank.
Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa sebagian besar lansia di Tarudan
Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta mengalami lingkungan fisik kategori
cukup buruk sebanyak 22 orang (44%). Sedangkan insomnia pada lansia sebanyak
21 orang (42%) mengalami insomnia berat. Hasil analisis spearman rank
didapatkan nilai 0,000 (0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,874
menunjukkan keeratan hubungan dalam rentang tinggi.
Simpulan dan Saran: Terdapat hubungan lingkungan fisik dengan kejadian
insomnia pada lansia di Tarudan Bangunharjo Sewon Bantul Yogyakarta oleh
sebab itu, disarankan kepada kader untuk mengidentifikasi bagi lansia yang
mengalami gangguan tidur.