Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Luthfiana Nur Azizah Afifah, 1910201118
Lutfi Nurdian Asnindari, S.Kep.,Ns., M.sc
Widiastuti, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-11-02 04:17:23
Abstract :
Latar Belakang : Pasien yang menjalani hemodialisa secara rutin berisiko mengalami
penurunan status gizi dikarenakan prosedur dialisis yang mengakibatkan hilangnya
nutrisi ke dalam dialisat dan meningkatkan proses katabolisme, sehingga dapat
menyebabkan malnutrisi. Status gizi akan berpengaruh pada kondisi malnutrisi dan
akan berdampak pada kualitas hidup penderitanya.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan status gizi dengan kualitas hidup pada
pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSU PKU Muhammadiyah
Bantul.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan non eksperimen menggunakan metode
korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik pengambilan sampel
menggunakan Simple Random Sampling. Sampel pasien gagal ginjal kronik yang
menjalani hemodialisa berjumlah 64 responden. Pengukuran menggunakan Indeks
Massa Tubuh dan kuesioner KDQOL-SF. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji
Sperman Rho.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi
dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSU
PKU Muhammadiyah Bantul dengan nilai p-value= 0,011 (p<0,05) dan memiliki
keeratan hubungan dengan nilai r= 0,318 artinya kekuatan korelasi sedang dan arah
korelasi positif.
Simpulan dan Saran : Ada hubungan antara status gizi dengan kualitas hidup pasien
gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.
Diharapkan peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor lain yang mempengaruhi
kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik dengan mengendalikan faktor pengganggu.