Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Widya Septianingsih, 1910801053
Mustaqim Setyo Ariyanto, S.Psi., M.Psi.
Ratna Yunita Setiyani, S, S.PSI, M.PSI
Subject
BF Psychology
Datestamp
2024-04-25 08:12:27
Abstract :
Mahasiswa rantau merupakan mahasiswa yang tinggal jauh
dari orang tua dan keluarga. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan,
termasuk tantangan akademik, sosial, dan budaya. Stres akademik merupakan
salah satu tantangan yang sering dialami oleh mahasiswa rantau. Stres
akademik dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental
mahasiswa. Kematangan emosi merupakan kemampuan seseorang untuk
mengelola emosinya secara sehat. Kematangan emosi dapat membantu
mahasiswa rantau untuk mengatasi stres akademik. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan antara kematangan emosi dengan stres
akademik pada mahasiswa rantau semester akhir di Yogyakarta. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel
penelitian berjumlah 52 mahasiswa rantau semester akhir di Yogyakarta.
Instrumen yang digunakan adalah skala kematangan emosi dan skala stres
akademik.Hasil penelitian menggunakan uji correlation product moment,
diperoleh hasil bahwa nilai korelasi sebesar 0,000 (p < 0,01), maka hipotesis
dinyatakan sangat signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
hubungan antara kedua variabel sangat signifikan, yang mana dapat dilihat dari
hasil uji hipotesis diperoleh skor yang signifikan sebesaar 0,000 (p < 0,01).
Maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Artinya,
semakin tinggi kematangan emosi, semakin rendah stres akademik yang
dialami oleh mahasiswa rantau.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat
disimpulkan bahwa kematangan emosi merupakan faktor yang dapat
membantu mahasiswa rantau untuk mengatasi stres akademik. Oleh karena
itu, mahasiswa rantau perlu mengembangkan kematangan emosinya agar
dapat menghadapi stres akademik secara lebih sehat