Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nugraha, Agus Widiyantara
Badi'ah, Atik
Subject
LB1603 Secondary Education. High schools
Datestamp
2017-12-30 02:10:15
Abstract :
Latar Belakang: Perilaku minum-minuman keras pada remaja merupakan sebuah
permasalahan yang harus segera diatasi, hal ini akibat dari kurang pengetahuan
dampak minuman keras dan efek bagi kesehatan, minuman keras dianggap jamu atau
obat penghangat tubuh dan belum pernah mendapat pendidikan kesehatan tentang
bahaya minuman keras secara tepat.
Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh penyuluhan kesehatan tentang bahaya
minuman keras terhadap perilaku minum-minuman keras pada remaja usia 15-20
tahun di Desa Banaran Galur.
Metode Penelitian: Metode penelitian quasi eksperimen, desain menggunakan
rancangan eksperimen (one group pretest-postest). Sampel remaja desa Banaran
Galur yang berumur 15-20 tahun sebanyak 40 orang. Tehnik analisis wilcoxon match
pairs test.
Hasil dan Pembahasan: Hasil deskriptif kategorisasi data pre test menunjukkan
mayoritas perilaku minum-minuman keras pada kategori sedang 65%, kategori data
post test sebagian besar perilaku responden pada kategori sedang (47,5%). Dengan
adanya penyuluhan kesehatan dapat mempengaruhi perilaku minum-minuman keras
pada remaja Desa Banaran Galur menjadi lebih baik.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan tentang bahaya minuman
keras. Hal ini terlihat dari nilai z hitung yang diperoleh sebesar 4,628 lebih besar
dari z tabel 1,960, nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,001<0,05).
Saran: Diharapkan masyarakat Desa Banaran Galur memiliki pengetahuan yang
cukup mengenai bahaya minuman keras, sebagai orang tua, hendaknya selalu
memperhatikan perkembangan anak-anaknya, mengontrol pergaulan dan selalu
menanamkan pendidikan karakter yang baik kepada anak-anaknya.