Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nugrohowati, Raras
Nurhidayati, Evi
Subject
RJ Pediatrics
Datestamp
2017-12-04 03:47:32
Abstract :
Latar Belakang: Masa tumbuh kembang bayi merupakan masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang yaitu pada usia 0-12 bulan. Dikatakan masa keemasan karena masa bayi berlangsung sangat singkat dan tidak dapat diulang kembali. Dikatakan masa kritis karena pada masa ini bayi sangat peka terhadap lingkungan dan membutuhkan asupan gizi serta stimulasi yang baik untuk pertumbuhan dan perkembanganya.
Tujuan : Diketahuinya pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi usia 0 - 12 bulan di Desa Margodadi Kecamatan Seyegan.
Metode : Desain penelitian menggunakan pre- experiment desain dengan pendekatan One Group Pre Test-Post Test Design untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang pada 34 bayi dengan teknik total sampling analisa data menggunakan uji Wilcoxon test.
Hasil : Hasil dari penelitian yang dilakukan selama 1 bulan sebagian besar bayi yang pertamakali melakukan pemijatan berumur 5 bulan dan didominasi oleh jenis kelamin perempuan serta anak pertama dan kedua.
Simpulan : Diketahui tumbuh kembang sebelum dipijat yang mengalami suspect sebanyak 8 bayi dari 34 bayi (23,5%), setelah dipijat menjadi 31 bayi yang normal (91,2%) dengan p value 0,025 < ? (0,05).
Saran : Pijat bayi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tumbuh kembang bayi sebelum dan sesudah treatment di Desa Margodadi Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman Tahun 2015. Diharapkan dapat memotivasi ibu bayi untuk dapat terus melakukan pijat bayi secara terus menerus walaupun penelitian ini sudah berakhir, dan dapat mengajarkan kepada masyarakat sekitar yang memiliki bayi baru lahir.