Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ardianto, Helga Dwi
Suratini, Suratini
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-11-20 06:00:12
Abstract :
Latar belakang: Masalah psikologis yang paling banyak terjadi pada lansia adalah
kesepian. Kesepian yang dialami oleh lansia mempunyai dampak yang cenderung
menyebabkan berbagai masalah seperti depresi, keinginan bunuh diri, sistem kekebalan
menurun, dan gangguan tidur. Insomnia merupakan gangguan tidur yang mempengaruhi
kualitas hidup dan berhubungan dengan angka mortalitas yang lebih tinggi, salah satu
penyebab insomnia pada lansia antara lain adalah faktor kesepian yang dialaminya
akibat ditinggal pasangannya, dimasukan ke panti oleh keluarganya dan lain-lain.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kesepian dengan
kejadian insomnia pada lansia di PSTW Unit Budi Luhur Kasongan Bantul
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian korelasional kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh penghuni PSTW Yogya unit
Budiluhur Kasongan Bantul, sejumlah 87 responden. Sampel diambil dengan purposive
sampling, sejumlah 72 responden. Teknik analisis menggunakan chi square.
Hasil penelitian: Hasil penelitian didapatkan tingkat kesepian sebagian besar kategori
ringan, yaitu 36 responden (50,0%). Kejadian insomnia adalah sebesar 8 responden
(11,1%). Ada hubungan yang signifikan tingkat kesepian dengan kejadian insomnia di
Panti Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Budi Luhur, dengan nilai ?
sebesar 9,793
dan p sebesar 0,007 (p < 0,05).
Simpulan dan saran: Ada hubungan tingkat kesepian dengan kejadian insomnia di
Panti Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Budi Luhur. Oleh sebab itu, disarankan
kepada petugas Panti Sosial Tresna Werdha Yogyakarta Unit Budi Luhur dapat
mengidentifikasi penghuni panti yang mengalami kesulitan dan kemudian dilakukan
konseling melalui pelayanan psikis untuk mengatasinya, sehingga dapat mengurangi
risiko kejadian insomnia.