Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Indrawati, Siti
Suratini, Suratini
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-04 05:32:49
Abstract :
NTISARI
Latar Belakang : Kematian bayi di Indonesia secara statistik menunjukkan
90% kejadian BBLR didapatkan di negara berkembang dan angka kematiannya 35
kali lebih tinggi dibanding pada bayi dengan berat badan lahir lebih dari 2500
gram. BBLR dapat terjadi dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ibu
mempunyai penyakit yang langsung berhubungan dengan kehamilan, dan usia
ibu. Kejadian BBLR di Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman cenderung
mengalami peningkatan sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2014.
Tujuan : Diketahuinya hubungan status gizi ibu hamil dengan kejadian
BBLR di Puskesmas Minggir Kabupaten Sleman
Metode : Jenis penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan desain
case control. Tehnik sampling menggunakan total sampling sebanyak 102 bayi.
Pengukuran menggunakan data sekunder dengan lembar checklist status gizi
dengan kejadian BBLR.
Hasil : Hasil uji Chi Square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna
antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas Minggir.
Hubungannya sebesar 0.000, yang berarti p < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa
?terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di
Puskesmas Minggir Sleman?
Simpulan : Diketahuinya status gizi ibu hamil dengan berisiko KEK (LILA
<23,5 cm) sebesar 55 orang (53,9 %) dengan status gizi tidak beresiko KEK
(LILA > 23,5 cm) sebesar 47 orang 46,1 %. Diketahuinya kejadian BBLR dan
tidak BBLR sama di Puskesmas Minggir yaitu sebanyak 51 orang (50 %).
Terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian BBLR di
Puskesmas Minggir Sleman sebesar 0.000, yang berarti p < 0,05.
Kata kunci
Kepustakan
Jumlah halaman
1
2
: Kejadian BBLR
: 22 daftar pustaka ( 2002-2013), 2 internet. 2 skripsi, 4 jurnal
: xvii , 74 halaman, 7 tabel, 2 gambar, 9 lampiran