Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rismundari, Devi
Sumaryani, Sri
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-02 02:18:16
Abstract :
Latar belakang: Pijat bayi memberikan manfaat yang besar bagi bayi dan ibu bila
dilakukan secara mandiri. Namun saat ini ibu-ibu di posyandu belum bisa memijat
bayinya sendiri karena belum mengetahui dengan jelas manfaat dan teknik pijat yang
benar sehingga mereka takut jika salah pijat dan lebih suka memijatkan bayinya ke
dukun pijat. Kurangnya pengetahuan dan belum pernah diberikan pendidikan
kesehatan pijat bayi di posyandu ini mengakibatkan ibu belum bisa melakukan pijat
bayi secara mandiri.
Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan pijat bayi
terhadap perilaku ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri di Posyandu
Krikilan Ngaglik Sleman Yogyakarta.
Metode: Eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan penelitian Non
Equivalent Control Group. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability
sampling dengan metode purposive sampling sejumlah 40 responden yang terdiri
dari 20 responden kelompok eksperimen dan 20 responden kelompok kontrol. Cara
pengumpulan data secara observasi menggunakan lembar checklist pijat bayi.
Analisis data dilakukan dengan rumus paired t-test.
Hasil: Hasil penelitian menggunakan rumus paired t-test diketahui nilai t hitung > t tabel
(13,585>2,093) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Dengan
demikian dapat disimpulkan ada pengaruh pendidikan kesehatan pijat bayi terhadap
perilaku ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri di Posyandu Krikilan
Ngaglik Sleman Yogyakarta.
Kesimpulan: Pendidikan kesehatan pijat bayi berpengaruh efektif terhadap perilaku
ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri dengan hasil perilaku ibu pada
kelompok eksperimen, sesudah diberi pendidikan kesehatan (35%) lebih baik
dibandingkan perilaku ibu sebelum diberi pendidikan kesehatan pijat bayi (0%).
Saran: Diharapkan pendidikan kesehatan pijat bayi dapat bermanfaat bagi ibu-ibu di
Posyandu Krikilan Ngaglik Sleman Yogyakarta sehingga dapat meningkatkan
perilaku ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.