Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Trisnawati, Trisnawati
Muhartati, Mei
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2017-12-04 08:32:21
Abstract :
INTISARI
Latar Belakang :Faktor penyebab terjadinya infeksi nifas bisa berasal
dari perlukaan jalan lahir. Hal ini diakibatkan oleh perawatan yang kurang baik
dan kebersihan yang kurang terjaga pada perlukaan jalan lahir.
Tujuan :Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
penyembuhan luka jahitan perineum pada ibu nifas di Puskesmas Mergangsan
Yogyakarta Tahun 2015.
Metode : Desain penelitian ini yaitu menggunakan metode Survey Analitik
pendekatan waktu Cross Sectional. Populasi adalah ibu nifas 0-6 minggu yang
berjumlah 43 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Incidental
Sampling. Analisa data menggunakan chi square dan regresi logistic berganda.
Hasil : Hubungan pengetahuan dengan penyembuhan luka jahitan
perineum sebesar 0,004 < 0,05, hasil p value hubungan status gizi dengan
penyembuhan luka jahitan perineum sebesar 0,016 < 0,05, hasil p value hubungan
cara perawatan dengan penyembuhan luka jahitan perineum sebesar 0,001 < 0,05
maka ketiganya hasil uji statistik signifikan. Hasil p value hubungan personal
hygiene dengan penyembuhan luka jahitan perineum sebesar 0,256 > 0,05 maka
hasil uji statistik tidak signifikan.
Simpulan : Ada hubungan pengetahuan, status gizi dan cara perawatan
dengan penyembuhan luka jahitan perineum pada ibu nifas. Sedangkan personal
hygiene tidak ada hubungan. Cara perawatan merupakan faktor yang paling
dominan berhubungan dengan penyembuhan luka jahitan perineum.
Saran : Diharapkan ibu nifas dapat meningkatkan pengetahuan, status
gizi, cara perawatan terhadap luka jahitan perineum agar penyembuhannya bisa
cepat dan terhindar dari infeksi.
Kata kunci : Pengetahuan, status gizi, cara perawatan, personal hygiene,
penyembuhan luka jahitan perineum
Kepustakaan : 26 buku (2003-2014) dan 11 jurnal (2007-2014), Al-Qur?an
Jumlah halaman : xiii, 87 halaman, 14 tabel , 2 gambar