Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Lestari, Dewi
Khusnal, Ery
Subject
HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Datestamp
2017-12-29 03:37:44
Abstract :
Latar Belakang: Perilaku mengkonsumsi junk food secara berlebihan dapat
memberikan efek yang buruk bagi kesehatan yaitu, obesitas, DM, hipertensi,
pengerasan pembuluh darah, jantung koroner, stroke dan kanker. Hasil studi
mengatakan bahwa masih terdapat siswa yang menyatakan sering mengkonsumsi
junk food tanpa mengetahui efek samping dari junk food tersebut.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumsi junk food pada
siswa SMA Negeri 1 Depok, Sleman.
Metode Penelitian: Penelitian ini termasuk deskriptif kuantitatif. Pendekatan waktu
yang digunakan adalah cross sectional. Variabel yang digunakan termasuk variabel
tunggal yaitu perilaku mengonsumsi junk food pada remaja SMA Negeri 1 Depok,
Sleman dengan responden sebanyak 122 siswa. Teknik analisis data yang digunakan
adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian
ini memiliki perilaku konsumsi junk food dalam kategori baik sebanyak 77 orang
(63,1%), kategori cukup baik sebanyak 36 orang (29,5%), dan kategori kurang baik
sebanyak 9 orang (7,4%).
Kesimpulan dan Saran: Jenis makanan junk food yang sering dikonsumsi adalah 1)
MCD: Crispy hot chicken (45,1%), 2) PH : Milk shake (20,5%), 3) TC : Dada
(31,1%), 4) KFC : Ice cream (24,6%), 5) DD : Juice (13,1%), 6) TT: Kentang goring
(45,1%), 7) JC : Dada (40,2%), 8) PO : Dada (47,5%), sedangkan jenis minuman
yang di jual sebagai pelengkap minuman makanan junk food, antara lain 1) Soft
drink : CC (52,5%), 2) Teh : Ice tea (53,3%), 3) Juice : Jus alpukat (36,1%), 4)
Sirup: Sirup jeruk (27,0%). Bagi remaja hendaknya remaja maupun masyarakat luas
memperhatikan makanan yang banyak mengandung gizi yang tercukupi, banyak
serat dan vitamin. Apalagi bagi remaja yang masih masa pertumbuhan harus banyak
menkonsumsi makanan sehat, karena bagus untuk masa pertumbuhan dan
perkembangan.