Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Kusumawati, Dina Wahyu
Nawangsih, Umu Hani Edi
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2017-12-28 03:37:39
Abstract :
Latar belakang : Makanan Pendamping ASI merupakan salah satu kebutuhan bayi. Dalam
memberikan MP-ASI hendaknya diberikan setelah bayi berumur 6 bulan. Namun dalam
kenyataannya, pemberian MP-ASI sering tidak tepat seperti pemberian makanan yang terlalu
cepat. Akibatnya, anak menderita diare. Ketidaktepatan pemberian MP-ASI tersebut
disebabkan oleh kebudayaan secara turun-temurun yang salah serta karena kurangnya
informasi yang didapat.
Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh penyuluhan tentang MP-ASI terhadap sikap
pemberian MP-ASI di Pedukuhan Kerten Imogiri Bantul.
Metode : Quasi eksperimen dengan rancangan penelitian Non Equivalent Control Group.
Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling sebanyak 30 responden yang terdiri dari
15 responden kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Cara pengumpulan data
dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan rumus paired t-test.
Penelitian ini dilakukan di Pedukuhan Kerten Imogiri Bantul pada tanggal 5 Juli 2012 sampai
12 Juli 2012.
Hasil : Nilai t hitung > t tabel (8,744>2,145) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05
(0,000<0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan ada pengaruh penyuluhan tentang MPASI
terhadap sikap pemberian MP-ASI di Pedukuhan Kerten Imogiri Bantul.
Saran : Diharapkan ibu-ibu di Pedukuhan Kerten Imogiri Bantul dapat menerapkan
pemberian MP-ASI yang tepat dan dapat menyebarluaskan hasil mengikuti penyuluhan
tentang MP-ASI kepada masyarakat. Serta dapat menerapkan MP-ASI yang tepat sesuai
umur dan kebutuhan.