Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Wulandari, Endah Tri
Warsiti, Warsiti
Subject
HQ The family. Marriage. Woman
Datestamp
2018-01-02 08:18:35
Abstract :
an psikologi mempunyai kesulitan yang lebih banyak dibandingkan dengan ibu
dengan persalinan normal. Rasa nyeri akibat luka insisi dan kelelahan akibat efek
anestesi menyebabkan ibu lebih banyak tergantung dengan orang lain dalam
perawatan diri dan bayinya. Kehilangan harapan akan peran aktif ibu dalam proses
persalinan dan kelahiran merupakan masalah psikologi yang akan meningkatkan
ketergantungan tersebut. Hal ini akan berdampak terhadap kemandirian perawatan
bayi baru lahir. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk meningkatkan
kemandirian ibu adalah dengan discharge planning terkait dengan perawatan bayi
baru lahir.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh discharge planning terhadap
kemandirian ibu post section caesarean dalam perawatan bayi baru lahir.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan
rancangan static group comparison. Instrumen penelitian dengan lembar observasi.
Analisa data menggunakan uji independent t ? test dengan jumlah sampel 20
reponden.
Hasil : Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kontrol pada
item memandikan dan merawat tali pusat (?=0,00), tidak ada perbedaan bermakna
antara kelompok perlakuan dan kontrol pada item menyusui (?=0,60).
Kesimpulan dan saran : Pemberian discharge planning lebih efektif untuk
meningkatkan kemampuan individu dalam memandikan dan merawat tali pusat
dibandingkan dengan menyusui. Peran perawat sebagai discharge planner perlu
ditingkatkan dengan melibatkan pasien dan keluarga untuk mengatur kontinuitas
keperawatan yang diperlukan sesuai kebutuhan pasien.