Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Purwanti, Endang
Widaryati, Widaryati
Subject
BF Psychology
Datestamp
2017-12-30 02:07:07
Abstract :
Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian utama di Indonesia.
Penderita stroke tidak dapat disembuhkan secara total, namun apabila ditangani
dengan baik maka dapat meringankan beban penderita, meminimalkan kecacatan,
dan mengurangi ketergantungan pada orang lain dalam beraktivitas. Masalahmasalah
yang timbul pada pasien stroke menyebabkan stres berat pada keluarga yang
merawat.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat stres keluarga yang merawat anggota
keluarga yang menderita stroke pasca perawatan di RSU PKU Muhammadiyah
Bantul.
Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan waktu Cross
Sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu keluarga yang dominan merawat
anggota keluarga dengan stroke yang pernah dirawat di RSU PKU Muhammadiyah
Bantul pada periode perawatan Januari sampai Desember tahun 2010, Menggunakan
teknik sampel Simple Random Sampling yaitu berjumlah 51 responden. Instrument
yang digunakan yaitu kuisioner stres baku dari Novvida (2007).
Hasil penelitian: Diketahui sebanyak 5 responden (9,8%) mengalami stres dalam
kategori rendah, sebanyak 46 responden (90,2%) mengalami stres dalam kategori
sedang, dan tidak ada responden (0,0%) yang mengalami stres dalam kategori tinggi.
Kesimpulan: Stres keluarga yang merawat pasien stroke pasca perawatan di RSU
PKU Muhammadiyah Bantul dalam kategori sedang (90,2%). Gejala stres yang
dialami keluarga mencakup gejala fisiologis (60,43%), kognitif (59,81%) dan emosi
(57,16%).
Saran: Berikan pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang cara?cara yang dapat
digunakan untuk mengatasi stres mengingat penyakit stroke membutuhkan
perawatan yang lama.