DETAIL DOCUMENT
DESAIN STRUKTUR GEDUNG EMPAT LANTAI DENGAN BALOK SILANG DAN PEMBUATAN MODEL TULANGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Herlambang, Tomy
Subject
Struktur 
Datestamp
2016-09-06 08:20:03 
Abstract :
Desain struktur gedung tidak hanya menuntut kemampuan untuk menghitung, tetapi pemahaman kondisi nyata di lapangan jugs diperlukan. Tugas akhir ini menyajikan perancangan struktur gedung yang bukan sekedar mencakup hitungan struktur tetapi juga membuat model tulangan hasil perencanaan. Dalam tugas akhir ini diuraikan perencanaan struktur gedung menggunakan peraturan bare, yang diharapkan dapat memberi gambaran yang lengkap bagaimana merencanakan ketahanan struktur gedung menggunakan peraturan tersebut. Gedung yang dirancang mengambil contoh dari Seismic Design of Concrete Structures (CEB, 1987, halaman 136) berupa bangunan toko empat lantai, hanya saja dalam tugas akhir ini ditambahkan balok silang sebagai elemen struktural. Permasalahan yang diambil adalah perancangan struktur atas dan bawah, hitungan kebutuhan tulangan, dan membuat model tulangan. Sebagai acuan perencanaan, tugas akhir ini telah menggunakan peraturan bare RSNI 2002 Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung dan SNI 03-1726-2002 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung. Analis struktur menggunakan ETABS versi 8, dan struktur gedung dimodelkan sebagai open frame tiga dimensi. Dari hasil perancangan didapatkan, balok induk lantai 1 sampai 3 dengan dimensi lebar dan tinggi balok adalah 300 mm dan 500 mm, pada umumnya digunakan tulangan atas 4D19 dan tulangan bawah 2D19. Jumlah tulangan secara umum ini sama dengan jenis struktur yang sama tanpa menggunakan balok silang. Hal ini menunjukkan balok silang tidak memberi kontribusi positif yang besar dari aspek jumlah tulangan hasil perencanaan. Balok silang juga kurang berperan untuk mengurangi tingkat fleksibilitas struktur, mengingat dimensi-dimensi kolom hasil perencanaan masih relatif besar guns memenuhi syarat fleksibilitas struktur sesuai peraturan gempa bare, yang cenderung memberi batasan yang sangat ketat.  
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta