Abstract :
Salah satu parameter kuat dukung yang dapat digunakan adalah CBR. Tanah Lempung Ekspansif merupakan jenis tanah yang memililci nilai CBR rendah. Untuk menaikkan nilai CBR tanah tersebut, maka perlu diadakan perbaikan tanah. Alternatif untuk memperbaiki tanah salah satunya dengan stabilisasi tanah dengan penambahan serbuk manner. Serbuk manner mengandung unsur-unsur CaO 54,22%, MgO 0,81%, A1203 0,12%, Si02 1,18% Fe203 0,05%, H2O 0,03%. Unsur-unsur tersebut sama dengan unsur-unsur yang terkandung dalam kapur hanya prosentasenya saja yang berbeda, maka serbuk manner dapat digunakan sebagai bahan additif untuk perbaikan tanah secara kimiawi. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui besarnya pengaruh penambahan serbuk manner sebagai bahan pencampur dalam stabilisasi tanah lempung ekspansif. Tanah Lempung yang digunakan berasal dari Jalan Solo Purwodadi Km. 45. Variasi penambahan serbuk manner yang digunalan adalah 0%, 5%, 10%, 15% dari berat keying tanah. Uji yang ada meliputi kadar air, berat jenis, distribusi ukuran butir, batas atteberg, pemampatan tanah, potensi pengembangan dan CBR. Uji pemampatan dilakukan secara standar dengan variasi penambahan air 100ml, 200m1, 300m1, 400m1, 500m1, 600m1, Nilai potensi pengembangan didapatkan setelah benda uji direndam air selama 4 hari dan nilai CBR yang diperoleh adalah nilai CBR setelah perendaman 4 hari.
Penambahan serbuk manner ini menyebabkan indeks plastisitas turun, untuk kadar penambahan 15% turun sebesar 32,23% dari kadar 0%. Untuk kadar 15% berat volume keying tanah naik 5,28% dan kadar air optimal turun 5,35% dari kadar 0%. Potensi pengembangan terendam diperoleh kadar 10% untuk penetrasi 0,1" naik sebesar 96,36% dan untuk penetrasi 0,2" naik sebesar 93,58% dari kadar 0%