Abstract :
Penulis mengambil judul ?Hubungan Kualitas Komunikasi Interpersonal dengan Kepuasan Relasi
Antara Customer Service Officer dan Pelanggan Mal Malioboro Yogyakarta.? Pengambilan judul ini
didasarkan pada kondisi real bahwa saat di kota Yogyakarta terjadi kompetisi bisnis industri yang
bergerak di bidang jasa pelayanan jasa seperti shopping mall semakin ketat. Maka dari itu Mal
Malioboro sebagai mal pertama di Yogyakarta diharapkan bisa mempertahankan eksistensinya.
Pelanggan sebagai aset penting bagi keberlangsungan sebuah shopping mall. Customer service officer
sebagai ujung tombak perusahaan yang melayani pelanggan secara langsung diharapkan dapat
memberikan pelayanan yang terbaik. Salah satu wujud pelayanan yang baik adalah adanya komunikasi
yang berkualitas antara customer service dengan pelanggan. Komunikasi yang berlangsung antara
customer service dengan pelanggan adalah komunikasi interpersonal Komunikasi interpersonal yang
terjadi antara customer service dengan pelanggan berlangsung secara diadik dan hubungan
interpersonal yang terjadi adalah dalam konteks pekerjaan. Kualitas komunikasai interpersonal yang
terjalin diharapkan dapat meningkatkan kepuasan relasi antara customer service dan pelanggan.
Kepuasan relasi dapat dilihat dari penilaian pelanggan mengenai daya tarik, pengetahuan dan performa
customer service. Hubungan antara kualitas komunikasi interpersonal dan kepuasan relasi akan
semakin kuat bila ditambah dengan keberadaan reward atau ganjaran. Seperti yang diungkapkan dalam
Social Exchange Theory bahwa seseorang akan puas dengan komunikasi yang berlangsung apabila dia
mendapat lebih banyak reward (ganjaran) daripada cost (biaya/ pengorbanan) yang dia keluarkan
untuk proses komunikasi tersebut. Bila pelanggan puas maka dia kan kembali lagi kepada customer
service Mal Malioboro. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Penelitian
kuantitatif merupakan pengolahan data yang menghasilkan data kuantitatif , yaitu data yang diperoleh
responden secara tertulis yang diteliti dari hasil kuesioner. Selanjutnya data diolah dan dianalisis. Dan
ada proses pembuktian hipotesis.