DETAIL DOCUMENT
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN HEKSANA DAUN BANGLE (Zingiber cassumunarRoxb.) TERHADAP Eschericia coli DAN Staphylococcus aureus
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Sari, M. Anindya Puspita
Subject
Tekno Industri 
Datestamp
2016-09-20 12:54:12 
Abstract :
Rimpang bangle (Zingiver cassumunar)secara tradisional dapat digunakan untuk obat diare dan digunakan sebagai larutan pembersih untuk penyakit kulit karena aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang merupakan bakteri penyebab diare dan infeksi kulit. Aktivitas antibakteri rimpang bangle terhadap E. coli dan S. aureus dapat meningkatkan penggunaan bangle sebagai agen antibakteri alami. Daun bangle diketahui memiliki aktivitas antibakteri moderat terhadap E. coli dan S. aureus, oleh sebab itu dilakukan uji aktivitas antibakteri daun bangle yang diekstrak menggunakan etanol dan heksana untuk memaksimalkan ekstraksi fitokimia yang berpotensi sebagai antibakteri. Rendemen ekstrak etanol sebesar 3,994% dan ekstrak heksana sebesar2,581%.Uji fitokimia menunjukkan bahwa ektrak etanol dan heksana daun bangle mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan steroid. Kedua ekstrak tidak mengandung tanin dan saponin hanya terdapat pada ekstrak etanol. Pengujian aktivitas antibakteri ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan heksanamemiliki aktivitas antibakteri yang tidak berbeda nyata dari kontrol negatif. Hasil uji GC/MS menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung komponen utama Neophytadiene, Ambrosin, dan 2-Pentadecanone, 6,10,14- trimethyl- (CAS) 6,10,14 Trimethyl-2-pentadecanone memiliki aktivitas antibakteri kuat terhadap E. coli. Konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak etanol terhadap E. coli sebesar 90 mg/ml dan terhadap S. aureus sebesar 0,3 mg/ml. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta