Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Ikanovita, Christina Vera
Subject
Advertising
Datestamp
2013-05-01 08:37:29
Abstract :
Setiap pemilik merek mengharapkan loyalitas dari para konsumen. Konsumen yang loyal dapat
membentuk pasar yang stabil dan mempertahankan kelangsungan merek selama mungkin. Vario
sebagai salah satu merek sepeda motor skuter otomatik (skutik) juga mengharapkan loyalitas
konsumen. Di ranah konsumen, ada komunitas merek yang yang berorientasi pada merek Vario yang
bernama Vario Semarang dan Jogja Vario Rider Club (J?VORC). Komunitas ini mewadahi para
pengguna sepeda motor skutik Vario di wilayah Semarang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Vario
Semarang dan J?VORC adalah komunitas independen yang tidak tergantung pada prinsipal Astra
Honda Motor. Di dalam komunitas tersebut para konsumen Vario berinteraksi dan berdiskusi sehingga
mereka semakin erat berhubungan dengan merek Honda. Kondisi tersebut dapat membangun loyalitas
merek terhadap Honda Vario dengan baik. Kondisi yang positif dalam komunitas tersebut mnejadi
basis penelitian untuk melihat bagaimana pengaruh tingkat kepuasan pada brand dan tingkat
keterlibatan pada brand community terhadap loyalitas merek Vario. Untuk menjawab bagaimana
pengaruh tersebut, teori-teori yang digunakan adalah teori merek (brand), teori komunitas merek
(brand community), teori kepuasan konsumen, teori keterlibatan konsumen, dan teori loyalitas merek.
Tingkat kepuasan pada brand dan tingkat keterlibatan pada brand community merupakan variabel
bebas. Loyalitas terhadap merek merupakan variabel terikat, dan faktor usia serta tingkat pengeluaran
merupakan variabel kontrol, yakni yang akan mengontrol pengaruh. Kepuasan pada brand diukur
melalui aspek performance, features, reliability, conformance to specifications, durability,
serviceability, estetika, dan perceived quality. Keterlibatan pada brand community diukur melalui
sepuluh aspek dari Personal Involvement Inventory. Sementara itu loyalitas merek diukur dari loyalitas
perilaku (behavioral) dan loyalitas sikap (attitudinal). Penelitian dilakukan dengan menyebarkan
kuesioner pada 58 responden dengan kriteria merupakan konsumen sepeda motor Vario dan terdaftar
sebagai anggota komunitas Vario Semarang dan J?VORC. Teknik analisis data yang digunakan adalah
distribusi frekuensi, dan regresi linier berganda. Dari hasil penelitian menunjukkan nilia regresi linier
berganda antara kepuasan pada brand dan keterlibatan pada brand community terhadap loyalitas
merek sebesar 0,705 dengan signifikansi 0,000. Nilai regresi berganda antara antara kepuasan pada
brand dan keterlibatan pada brand community terhadap loyalitas merek dikontrol oleh faktor usia
sebesar 0,710 dengan signifikansi 0,000 sedangkan nilai regresi berganda antara antara kepuasan pada
brand dan keterlibatan pada brand community terhadap loyalitas merek dikontrol oleh tingkat
pengeluaran sebesar 0,721 dengan signifikansi 0,000. Hasil yang telah didapat menjawab hipotesis
penelitian, yaitu tingkat kepuasan pada brand (X1) dan tingkat keterlibatan pada brand community
(X2) mempengaruhi loyalitas merek (Y) Vario dan faktor usia dan tingkat pengeluaran mengontrol
pengaruh tingkat kepuasan pada brand (X1) dan tingkat keterlibatan pada brand community (X2)
mempengaruhi loyalitas merek (Y) Vario. Penelitian ini hanya melihat pengaruh tingkat kepuasan
pada brand dan tingkat keterlibatan pada brand community secara keseluruhan dalam komunitas
independen. Masih terbuka untuk penelitian lebih lanjut dengan melihat perbedaan tingkat kepuasan
pada brand dan tingkat keterlibatan pada brand community di komunitas yang dibentuk oleh
perusahaan.