Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat perbedaan tipe perilaku pembelian impulsif (Dorongan murni, Pembelian impulsif yang direncanakan, Pengingat dan Saran Pembelian impulsif) ditinjau dari profil sosial-ekonomi (Jenis Kelamin dan Uang saku/pendapatan per bulan) dan familiaritas merek (Merek baru, Merek Familiar, Merek tidak familiar). Sample yang digunakan adalah range usia dari generasi Y yaitu 18-39 tahun. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 237 responden dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara kuesioner online. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square, independent simple t-test dan one-way anova dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan tipe perilaku pembelian impulsif (Dorongan murni, Pembelian impulsif yang direncanakan, Pengingat dan Saran Pembelian impulsif) ditinjau dari profil sosial-ekonomi (Jenis Kelamin dan Uang saku/pendapatan per bulan). Sedangkan terdapat perbedaan tipe pembelian impulsif ditinjau dari familiaritas merek (Merek baru, Merek Familiar, Merek tidak familiar). Melalui uji independent simple t-test, dapat dilihat bahwa faktor utama dalam perilaku pembelian impulsif (Trend-setters, Fashion Apperance, Self-image, Instant Gratification, Unplanned buying without prior thinking, Impulse Buying) tidak terdapat perbedaan ditinjau dari jenis kelamin. Sedangkan pada variabel Fashion-related Activities disimpulkan terdapat perbedaan ditinjau dari jenis kelamin. Hasil uji one-way ANOVA menunjukan faktor utama dalam pembelian impulsif (Fashion Appearance, Self-Image, Instant Gratification, Impulse Buying) tidak terdapat perbedaan ditinjau dari uang saku/pendapatan responden. Sedangkan pada variabel Trend-setters, Fashion related-Activities, Unplanned Buying without prior thinking terdapat perbedaan ditinjau dari uang saku/pendapatan per bulan.