Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pengetahuan Wisatawan Domestik
mengenai Bencana Merapi terhadap Citra Pariwisata Yogyakarta Pasca Bencana Merapi 2010.
Penelitian kuantitatif ini dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Responden dalam
penelitian ini sebanyak 100 orang yakni wisatawan domestikyang mengunjungi obyekobyek
wisata di DIY pada Bulan November sampai Desember 2011. Pengambilan sampel dilakukan
secara non probabilitas dan menggunakan metode purposive sampling. Adapun karakteristik
sampel yang ada dalam penelitian ini adalah: wisatawan domestik yang berwisata di Yogyakarta,
pernah mengakses berita tentang Bencana Merapi dan pendidikan tertinggi yang sudah ditempuh
yaitu SD, SMP, SMP, SMA, D3 atau S1. Dalam penelitian ini, terdapat 2 variabel yang saling
mempengaruhi. Variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian
ini adalah tingkat pengetahuan mengenai Bencana Merapi dan variabel terikat dalam penelitian
ini adalah Citra Pariwisata Yogyakarta. Selain itu, dalam penelitian ini terdapat 3 variabel
anteseden. Variabel anteseden dalam penelitian ini adalah daerah asal, tingkat pendidikan dan
frekuensi mengakses berita tentang Bencana Merapi di media massa. Ketiga variabel anteseden
tersebut mempengaruhi tingkat pengetahuan mengenai Bencana Merapi. Berdasarkan hasil
penelitian, dapat disimpulkan bahwa citra yang berlaku (Current Image) pada wisatawan
domestik mengenai Yogyakarta sebagai Daerah Tujuan Wisata masih kuat. Pasca Bencana
Merapi tahun 2010, citra Yogyakarta sebagai Daerah Tujuan Wisata masih kuat di mata
wisatawan domestik. Terdapat pengaruh yang positif antara tingkat pengetahuan mengenai
Bencana Merapi dengan Citra Pariwisata Yogyakarta yang ditunjukkan dengan nilai sig 0,000
dan nilai koefisien korelasi 0,683. Hal ini memiliki pengertian bahwa semakin tinggi tingkat
pengetahuan mengenai Bencana Merapi maka citra Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata
semakin kuat.