Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara identitas sosial, rasa tanggung jawab moral, dan niat berperilaku dalam sebuah brand community. Penelitian ini menggunakan empat variabel yaitu identitas sosial Sense of Duty, niat berperilaku terhadap komunitas, dan niat berperilaku terhadap merek. Variabel rasa tanggung jawab moral juga merupakan variabel mediasi antara identitas sosial dan niat berperilaku. Penelitian ini dilakukan pada brand community TLCI chapter Yogyakarta dengan anggota komunitas tersebut sebagai respondennya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu para pemasar untuk meningkatkan penjualan dan mempertahankan konsumen tetap dengan memanfaatkan brand community sebagai medianya. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling. Sebanyak 115 data terkumpul menggunakan kuisioner online dan offline. Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana, analisis regresi berganda, dan analisis mediasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 dari 6 hubungan kausal pada brand community memiliki hubungan positif dan signifikan, yang membuat 5 hipotesis diterima dan 1 hipotesis ditolah atau tidak dapat diterima. Identitas sosial yang terbentuk dari brand community merupakan bukti bahwa anggota brand community memiliki loyalitas terhadap merek terkait, sehingga mereka akan sense of duty untuk berperilaku baik terhadap komunitas maupun merek terkait. Loyalitas terhadap merek membuat konsumen akan menjadi konsumen tetap dan tidak akan melakukan perpindahan merek.