Abstract :
Persimpangan jalan yang berada pada Jalan Selokan Mataram (Gejayan-
Seturan) merupakan simpang empat tak bersinyal yang sering mengalami
kemacetan. Volume lalu lintas yang masuk ke persimpangan Jalan Selokan
Mataram (Gejayan-Seturan) - Jalan Perumnas, Jalan Selokan Mataram (Gejayan-
Seturan) - Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) -
Jalan Tantular cukup padat dan bervariasi menyebabkan konflik pada simpang.
Oleh karena itu Dinas Pekerjaan Umum binamarga Daerah Istimewa Yogyakarta
merencanakan penambahn jalur lalu lintas di bagian utara Selokan Mataram
dengan metode jalinan tunggal.
Pengambilan data lalu lintas selama tiga hari, yaitu pada hari Kamis 21
April 2016, Jumat 22 April 20016, Sabtu 23 April 2016. Satu hari dibagi menjadi
tiga sesi, yaitu pagi (07:00-08:00 WIB), siang (12:00-13:00 WIB) dan sore
(16:00-17:00 WIB). Data yang diambil berupa jumlah arus lalu lintas, geometrik
simpang, jumlah penduduk, kondisi lingkungan simpang. Dari hasil analisis
diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,690 dan peluang antrian (QP) = 19,486
? 39,685% di persimpangan Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) - Jalan
Perumnas, nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,793 dan peluang antrian (QP) =
25,386 ? 50,493 % di simpang Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) - Jalan
KH Wahid Hasyim, nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,834 dan peluang antrian
(QP) = 28,001 ? 55,425 % di simpang Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan)
- Jalan Tantular. Data ini digunakan sebagai analisa untuk mengetahui kinerja
simpang. Data analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI
1997).
Dilakukan perencanaan oleh Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Daerah
Istimewa Yogyakarta dengan penerapan menejemen lalu lintas. dengan metode
jalinan tunggal nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,37 kecepatan tempuh (V) = 26,99
Km/jam dan waktu tempuh rata-rata 14,838 detik pada jalinan tunggal di Jalan
Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) - Jalan Perumnas, nilai derajat kejenuhan
(DS) = 0,47 kecepatan tempuh (V) = 26,15 Km/jam dan waktu tempuh rata-rata
39,416 detik pada jalinan tunggal di Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) ?
Jalan KH Wahid Hasyim (bagian timur), nilai derajat kejenuhan (DS) = 0,47
kecepatan tempuh (V) = 25,94 Km/jam dan waktu tempuh rata-rata 15,27 detik
pada jalinan tunggal di Jalan Selokan Mataram (Gejayan-Seturan) ? Jalan KH
Wahid Hasyim.