DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KERUSAKAN RUAS JALAN PULAU INDAH, KELAPA LIMA, KUPANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Dala, Lusianti Ayubiana
Subject
Transportasi 
Datestamp
2016-10-17 11:11:17 
Abstract :
Jalan berperan penting dalam keberhasilan pembangunan nasional karena jalan merupakan akses dari satu tempat ke tempat lain. Kondisi permukaan jalan yang baik akan memudahkan pergerakan masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi, sedangkan kondisi jalan yang buruk akan menghambat mobilitas masyarakat. Kondisi perkerasan di Jalan Pulau Indah, Kelapa Lima, Kupang telah mengalami kerusakan. Salah satu penyebabnya kerusakan tersebut adalah beban lalu lintas yang berlebihan (overload). Penelitian dilakukan dengan mengamati kondisi perkerasan jalan yang rusak. Selain itu mengamati jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut kemudian menentukan jenis dan tingkat kerusakan jalan berdasarkan metode Pavement Condition Index (PCI). Ada dua jenis data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder. Data primer yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data volume kendaraan, dimensi jalan yang rusak, jenis dan tingkat kerusakan jalan. Data sekunder berupa data perkerasan jalan pada awal perencanaan jalan tersebut diperoleh dari Bina Marga Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai PCI rata-rata secara keseluruhan dari 16 segmen adalah 36,1875 dengan kualitas kerusakan adalah buruk (poor). Jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Pulau Indah, Kupang yaitu lubang dengan luas 16,31 m2, bergelombang dengan luas 901,75m2, sungkur dengan luas 110,21 m2, keriting dengan luas 196,9 m2, retak pinggir sepanjang 4,16 m, retak kulit buaya dengan luas 3,149 m2 dan retak memanjang 2,1 m. Persentase untuk masing-masing kerusakan, untuk kondisi baik (good) 23,32%, kondisi buruk (poor) 17,1%, kondisi sangat buruk (very poor) 14,85%, kondisi sedang (fair) 44,21% dan kondisi gagal (failed) 0,52%. Penanganan yang tepat untuk kerusakan ruas jalan tersebut adalah melakukan overlay. Tebal lapis tambahan (overlay) adalah 7 cm dengan masa layanan selama 10 tahun yaitu sampai tahun 2027. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta