Abstract :
Sebagai terminal tipe A yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
diharapkan terminal Giwangan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas yang
terjadi di pusat kota. Pembangunan terminal Giwangan dilakukan sejak September
2002 dan selesai Agustus 2004 serta langsung diaktifkan pada bulan September
2004. Pembangunan terminal terwujud dalam bentuk kerjasama operasional
dengan sistem Built Operated Transfered (BOT) antara Pemerintah Kota dengan
investor swasta PT. Perwita Karya selama 30 tahun sejak September 2002 hingga
September 2032 tetapi ada pengalihan kekuasaan dari PT. Perwita Karya kepada
Pemerintah Kota. Sehingga dengan kepemimpinan baru ditahun 2015 perbaikan
seluruh sistem manajemen sarana dan prasarana dilakukan salah satunya dengan
pemeliharaan atau perawatan yang dilakukan pada setiap komponen terminal dan
prasarana yang ada, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pemeliharaan yang dilakukan oleh terminal Giwangan terhadap prasarana dan
mengetahui standar pelayanan yang ditetapkan terminal Giwangan.
Penelitian ini mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No:
24/PRT/M02008 tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan
Gedung, Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 40 Tahun 2015 tentang Standar
Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan jalan dan mengadopsi pedoman
pemeliharaan jalan berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.
13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan. Data
penelitian didapat dengan menyebarkan kuisioner pada bagian pemeliharaan
gedung dan jalan didalam kawasan terminal, serta kuisioner kepada
pengunjung/penumpang dan staf/karyawan yang berinteraksi langsung terhadap
termal Giwangan. Melalui kuisioner tersebut, penulis bermaksud ingin
mengetahui skor pemeliharaan maupun skor tanggapan pengunjung/penumpang
dan staf/karyawan yang akan dianalisis menggunakan metode Mean untuk
mengetahui kesesuaian pemeliharaan dengan standar yang ada dan uji ?T? untuk
mengetahui adanya perbedaan penilaian pemeliharaan terhadap kegiatan
pemeliharaan terminal.
Hasil pemeliharaan bangunan gedung terminal dikategorikan cukup baik.
Pemeliharaan rutin pada jalan di dalam terminal dikategorikan kurang baik,
pemeliharaan berkala pada jalan di dalam terminal dilakukan dalam kurun waktu
satu tahun dengan tetap memperhatikan kondisi dilapangan. Berdasarkan hasil uji
?T? hasil tanggapan antara pengunjung/penumpang dan staf/karyawan terdapat
perbedaan signifikan. Pelayanan yang ada di terminal Giwangan sudah memenuhi
standar pelayanan terminal