Abstract :
Surakarta atau Solo adalah salah satu kota yang berada di Jawa Tengah. Di
sisi timur Kota Surakarta ini dilewati sungai terpanjang di Jawa, yaitu Sungai
Bengawan Solo, serta dilewati oleh Kali Anyar, Kali Pepe, dan Kali Jenes.
Kegiatan operasi dan kegiatan pemeliharaan merupakan kegiatan utama untuk
mempertahankan prasarana sumber daya air agar dapat berfungsi dan memberikan
manfaat sampai dengan umur teknis bangunan habis. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pemeliharaan bangunan revetment yang dilakukan oleh
Pemerintah Surakarta.
Penelitian ini mengacu pada pada Buku Pedoman OP, Lampiran II Surat
Edaran Tata Cara OP Sungai, Nomor : 01 / SE / D / 2013, Tanggal : 6 Februari
2013 & Peraturan Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah Nomor :
360/KPTS/M/2004 tentang Pedoman Pemeliharaan Bangunan Persungaian. Data
penelitian didapat dengan wawancara terhadap Staf Pengelola Bagian Operasi &
Pemeliharaan Sungai di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo,
menyebarkan kuisioner terhadap warga yang tinggal di dekat Sungai Pepe dan
Survei Lapangan yang dilakukan oleh penulis. Melalui wawancara, penulis
bermaksud ingin mengetahui bagaimana pemeliharaan bangunan revetment yang
dilakukan oleh pemerintah. Dan dari hasil kuisioner yang disebar, didapatkan
tanggapan warga mengenai pemeliharaan bangunan revetment. Kemudian dari
hasil survei lapangan diperoleh kondisi kerusakan bangunan revetment dan
estimasi biaya pemeliharaan. Melalui kuisioner tersebut, hasil yang didapatkan
akan dianalisis menggunakan metode mean untuk mengetahui kesesuaian
pemeliharaan dengan standar yang ada.
Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan, pemeliharaan bangunan
revetment tidak pernah dilakukan oleh pemerintah. Dari hasil analisis, diperoleh
tanggapan warga tentang kondisi bangunan revetment yang sangat baik