Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
K., Anastasia Unggul Yudianti
Subject
Advertising
Datestamp
2013-05-01 10:17:18
Abstract :
Iklan merupakan salah satu bentuk kegiatan pemasaran sebuah barang atau jasa yang ditujukan
kepada khalayak luas dengan tujuan untuk memberikan pengaruh untuk membeli. Tema
sensualitas dengan menggunakan model perempuan acap kali digunakan untuk menciptakan
daya tarik awal masyarakat. Adanya fenomena tersebut, maka akan memunculkan sikap
Pengurus serta Staf PSW UGM. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni iklan dalam
media cetak, sensualitas perempuan dalam iklan, serta sikap dan pengukurannya. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan metode deskrtiptif kualitatif yaitu melalui proses wawancara,
observasi serta studi pustaka yang bertujuan untuk melihat dan menjelaskan adanya suatu
peristiwa atau situasi secara lebih aktual dan mendalam yakni mengenai sensualitas iklan dengan
tampilan model perempuan dalam Majalah Pria Maxim Indonesia. Sehingga selanjutnya dapat
diketahui bagaimana sikap yang akan dimunculkan oleh Pengurus dan Staf Pusat Studi Wanita
UGM. Kecenderungan ketidaksetujuan terhadap adanya fenomena iklan tersebut merupakan
sikap negatif yang dimunculkan Pengurus dan Staf PSW UGM. Namun narasumber tidak secara
kaku menentang hal tersebut sejauh masih memperhatikan peraturan yang berlaku, seperti tidak
berorientasi seks dan berbusana minim, memperlihatkan bagian tubuh seperti paha, perut dan
payudara sehingga dapat menimbulkan unsur birahi. Makna sensualitas dipahami sebagai bentuk
ekploitasi, aktivitas seksual yang dapat menimbulkan birahi. Ciri-ciri iklan sensual ketika
berorientasi seks yakni melalui pose dan menggunakan pakaian minim yang memperlihatkan
paha, perut dan payudara. Adanya faktor yang dinilai memberikan pengaruh di dalam
memberikan sikap adalah pengaruh orang lain, kebudayaan, media massa serta indentitas
narasumber merupakan aspek yang juga diperoleh.