Abstract :
?Pusat Pelatihan dan Pertandingan Bulutangkis di Yogyakarta? merupakan wadah bagi
perkembangan dunia olahraga bulutangkis. Proyek ini mewadahi aktivitas yang berhubungan
dengan kegiatan olahraga bulutangkis di Yogyakarta, baik pembinaan pelatihan maupun
penyelenggaraan event pertandingan bulutangkis dari tingkat daerah hingga nasional. Fasilitasfasilitas
yang tersedia antara lain fasilitas pelatihan, fasilitas pertandingan, dan fasilitas publik.
Fasilitas pelatihan berupa yaitu lapangan bulutangkis, ruang fitness, jogging track, kolam renang,
ruang pertemuan, ruang kesehatan, dan ruang pelatih. Fasilitas pertandingan berupa lapangan
bulutangkis yang dilengkapi tribun penonton, ruang pemanasan, ruang pelatih, ruang wasit,
ruang media, ruang pertemuan, ruang kesehatan, loket, dan area hunian atlet. Fasilitas publik
sebagai area olahraga rekreasi berupa lapangan bulutangkis untuk umum, kantin/foodcourt, dan
area terbuka/taman. Permasalahan pada ?Pusat Pelatihan dan Pertandingan Bulutangkis di
Yogyakarta?, yaitu Bagaimana wujud rancangan Pusat Pelatihan dan Pertandingan
Bulutangkis di Yogyakarta yang dapat menampilkan citra dan karakter bulutangkis melalui
pengolahan elemen arsitektural dengan pendekatan gerakan bermain bulutangkis? Oleh karena
itu, dilakukan pengolahan elemen arsitektural yang dapat menampilkan citra dan karakter dari
olahraga bulutangkis pada bangunan. Pengolahan yang dilakukan mencakup aspek visual dan
juga pola tatanan serta sirkulasi. Diharapkan dengan pengolahan elemen-elemen arsitektural
tersebut, pengguna semakin memahami citra dan juga karakter dari olahraga bulutangkis dengan
pendekatan tiga kata kunci: dinamis, fleksibel, dan akurat yang merupakan dasar dari gerakan
dalam bermain bulutangkis. Pengolahan kata kunci dinamis, fleksibel, dan akurat ini berupa
pengolahan bentuk massa bangunan yang menggunakan bentuk-bentuk lengkungan dan juga
bersudut, pengolahan sirkulasi secara langsung untuk mengarahkan pengguna secara jelas, serta
pengolahan tata masa yang terpusat pada area utama dengan area pendukung yang tersusun
secara linier untuk memperjelas area utama sebagai tujuan utama para pengguna.