Abstract :
Dewasa ini perkembangan jumlah populasi hewan di tengah-tengah masyarakat
mengalami peningkatan, hal ini disebabkan oleh minat masyarakat untuk memelihara hewan
peliharaan dan kebutuhan primer seperti konsumsi pangan hewani dari tahun ketahun
mengalami kenaikan. Dibalik berlangsungnya kehidupan hewan di tengah-tengah lingkungan
masyarakat, terdapat potensi-potensi gangguan kesehatan hewan yang juga berbahaya bagi
masyarakat apabila kurangnya kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan hewan yang
umumnya dianggap remeh.
Zoonosis merupakan jenis penyakit menular pada hewan berupa virus yang media
penyebaran dapat melalui hewan ke hewan, manusia ke hewan, dan hewan ke manusia yang
dapat menyebabkan kematian. Zoonosis menjadi perhatian penting untuk pemerintah
bagaimana upaya penekanan jumlah korban akibat zoonosis yang selalu mengalami
peningkatan. Upaya pemerintah cukup terhambat dengan kurangnya fasilitas penyedia jasa
medik veteriner (Hewan).
Rumah Sakit Hewan yang merupakan jenis jasa medik veteriner terbesar dibuat khusus
untuk Zoonosis Risk Reduction tidak semata-mata untuk fasilitas hewan, namun sebagai
wujud fasilitas untuk menjaga lingkungan yang sehat sehingga masyarakat terhindar dari
penularan virus. Hal ini diwujudkan melalui penerapan upaya/cara pengurangan risiko sesuai
ketentuan pada eksterior dan interior Rumah Sakit Hewan yang fokus pada aspek kesehatan
namun tidak menghilangkan kenyaman, sehingga fasilitas ini akan berfungsi dengan tepat
untuk risiko zoonosis.