Abstract :
Dewasa ini, masyarakat menuntut perusahaan untuk menjadi warga yang baik dalam lingkungannya dan memberikan kontribusi. Perusahaan dapat memenuhi tuntutan tersebut melalui Corporate Social Responsibility. Salah satu fokus CSR adalah komunitas, yang merupakan stakeholder utama yang paling merasakan dampak dart keberadaan suatu perusahaan. Public Relations sebagai bagian dart manajemen juga berfungsi maksimal dalam melaksanakan CSR dengan baik dalam perusahaan. Begitu pula halnya dengan PTPN VI (Persero),dimana PTPN VI (Persero) melakukan program Bina Lingkungan sebagai wujud dart pelaksanaan CSR. Program Bina Lingkungan iri -ditujukan-kepada masyarakat sekitar areal kerja PTPN Vi (Persero). Program Bina Lingkungan merupakan salah satu program yang wajib dilaksanakan seluruh BUMN dan diperkuat dengan adanya SK Menteri No. 236/MBU/2003. Selain Program Bina Lingkungan yang menjadi perwujudan dart praktek CSR, PTPN VI (Persero) juga berhadapan dengan isu pemberdayaan komunitas, isu lingkungan, dan isu pelestarian budaya. Keberadaan program Bina Lingkungan yang merupakan program wajib BUMN termasuk didalamnya PTPN VI (Persero) bertentangan dengan CSR yang merupakan suatu tindakan yang dilakukan secara sukarela. Pertentangan ini kemudian menjadi fokus dari kajian penelitian mengenai penerapan CSR dalam program community relations PTPN VI (Persero) sebagai perwujudan kemitraan yang serasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yakni prosedur pemecahan masalah yang sedang diselidiki, dengan menggambarkan atau melukiskan keadaan objek penelitian pads saat sekarang, berdasarkan fakta fakta yang tampak atau sebagaimana adanya. Berdasarkan analisis yang didukung oleh kepustakaan diperoleh basil penelitian yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman mengenai definisi CSR oleh setiap level manajemen yang terlibat, dan penerapan CSR yang dilakukan oleh PTPN VI (Persero) masih bersifat legal, fungsi public relations yang dilaksanakan Unit Humas dan PU PTPN VI (Persero) masih berada dalam tataran teknis.