Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
PATTILEAMONIA, RIA APRILIA VENSIA
Subject
Bangunan Arsitektural
Datestamp
2016-11-25 08:56:38
Abstract :
Kota Jogja sebagai Kota Pelajar yang memiliki kualitas pendidikan
terjamin dikarenakan terdapat berbagai fasilitas sekolah dan universitas yang
megah, berkualitas, terjamin mutunya dan sudah terakreditasi secara baik didunia
pendidikan Indonesia. Hal ini mengakibatkanYogyakarta adalah salah satu kota
pilihan bagi pelajar dari berbagai daerah yang akan melanjutkan ke perguruan
tinggi. Begitu juga dengan pelajar yang berasal dari provinsi Maluku yang
memilih untuk melanjutkan pendidikannya di kota ini semakin meningkat.
Seiring perkembangan zaman Kabupaten Sleman sebagai kabupaten
wilayah yang memiliki tingkat pelajar Maluku yang lebih tinggi dibandingkan
kabupaten yang lain yaitu 71,87% mengakibatkan kebutuhan akan wadah
berkumpul seluruh masyarakat Maluku yang untuk berbagi pengalaman sebagai
anak perantau dan belajar bersama untuk memperkenalkan budaya Maluku ke
dunia luar tanpa menghilangkan budaya daerah setempat sangat dibutuhkan.
Selain itu Pengadaan Kegiatan atau event yang senantiasa di selenggarakan oleh
masyarakat Maluku membutuhkan penyediaan fasilitas pengembangan
kebudayaan sebagai ruang kreatif bagi seniman, budayawan maupun masyarakat
untuk mengenali, berlatih dan mempertunjukan atau memamerkan kebudayaan.
Namun saat ini, perkumpulan masyarakat Maluku di Yogyakarta belum memiliki
Fasilitas Kebudayaan atau pun Fasilitas Sekretariatan yang menjangkau seluruh
masyarkat Maluku di Yogyakarta.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, maka diperlukan sebuah
Fasilitas Kebudayaan yang bercirikan budaya Maluku seperti Arsitektur
Tradisional Maluku yang memiliki nilai filosofi yang tinggi pada tata ruang
maupun fasad bangunan. Dengan demikian penerapan Arsitektur Neo ?
Vernakuler dapat dijadikan sebagai Konsep Perencanaan dan Perancangan,
melalui penggabungan 2 karakter yang berbeda yaitu Arsitektur Tradisional Lokal
dan Arsitektur Modern.