Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
KAPITA, JONATAN UMBU NARAMBURU
Subject
Industri
Datestamp
2016-12-02 08:04:46
Abstract :
Banyaknya pesaing dan kegagalan dalam mengelola usaha mengakibatkan
turunnya omzet rumah makan Gopar yang berada di Jl. Gatot Subroto, Manding
Kabupaten Temanggung. Pemilik tempat makan memilih berjualan menggunakan
kendaraan dengan merancang mobil yang tersedia dengan peralatan memasak atau
biasa disebut food truck. Permasalahan yang muncul dari akibat pemilihan ini adalah
belum adanya informasi minat pasar untuk merumuskan strategi pemasaran dalam
merebut peluang pasar.
Fokus dari penelitian ini yaitu bagaimana mengetahui minat pasar terhadap inovasi
konsep layanan berupa food truck ayam bakar yang diinginkan oleh pemilik tempat
makan Gopar sehingga dapat digunakan untuk meminimalkan kegagalan usaha.
Melalui riset pasar dengan menggunakan metode kuesioner dan sampling produk
diharapkan didapatkan alternatif untuk mengembangkan tempat makan Gopar.
Hasil analisis minat pasar food truck ayam bakar di Kabupaten Temanggung dan
Kabupaten Magelang menunjukkan bahwa 91% responden tertarik ingin membeli
makanan dan minuman pada layanan food truck. Layanan food truck ayam bakar
nantinya akan dilengkapi dengan layanan lesehan atau meja dan kursi karena
sebanyak 82% responden lebih memilih untuk makan ditempat. Lokasi penempatan
food truck ayam bakar nantinya di tempat keramaian (alun-alun, taman dan tempat
rekreasi) hal ini berkaitan dengan 69% responden menginginkan adanya inovasi
layanan food truck pada tempat keramaian. Sajian menu makanan yang paling
diminati responden adalah ayam bakar pedas dengan rentang harga di antara Rp
10.000,00-Rp 25.000,00. Nantinya dengan adanya layanan food truck ayam bakar di
tempat keramaian diharapkan dapat dinikmati oleh konsumen yang menyukai
kuliner.