Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
TRIJAYA, ADITYA SUPRIHADI
Subject
Industri
Datestamp
2016-12-06 10:22:56
Abstract :
PT. X merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi peralatan rumah
sakit (hospital equipment). Permasalahan yang dihadapi perusahaan berasal dari
banyaknya produk cacat baik rework maupun reject yang berasal dari kegagalan
setiap komponen, hal tersebut mengakibatkan kualitas produk yang dihasilkan
PT. X menjadi menurun. Produk yang menjadi objek penelitian di PT. X adalah
Castor 5 Inch Swivel K1 Rem. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi
resiko kegagalan dan faktor yang mempengaruhi kegagalan tiap komponen
Castor 5 Inch Swivel K1 Rem dan memberikan rekomendasi tindakan perbaikan
dan pencegahan terhadap resiko kegagalan tiap komponen agar cacat produk
dapat direduksi.
Penelitian ini menggunakan tools Failure Mode and Effect Analysis dan fishbone
diagram. Masalah yang terjadi dari Castor 5 Inch Swivel K1 Rem diperoleh dari
data produk cacat dengan diagram pareto sebesar 507 unit produk cacat dari
total 926 produk cacat pada periode Oktober hingga Desember 2015 dengan
persentase 54,8%. Komponen Castor 5 Inch Swivel K1 Rem yang diproduksi di
Unit Castor dan menjadi objek penelitian adalah cup 5 inch, spring plat, plat
braker, ring nut, shaft 5 inch, dan fork 5 inch. Pada tahap identifikasi fungsi
proses diperoleh sebanyak 12 proses produksi yang dilalui. Pada tahap
identifikasi moda kegagalan diperoleh 41 potensi kegagalan yang muncul.
Metode deteksi yang dilakukan di Unit Castor meliputi pengecekan secara visual,
pengambilan sampel, dan tiga tahap pengecekan (cek awal, tengah, dan akhir).
Pada tahap identifikasi penyebab kegagalan digunakan fishbone diagram untuk
setiap kegagalan dan diperoleh penyebab masalah berasal dari manusia,
metode, material, mesin dan peralatan, dan lingkungan. Tahap berikutnya adalah
penentuan nilai RPN berdasarkan kondisi aktual yang ada di Unit Castor.
Terdapat 13 potensi kegagalan dengan nilai RPN melebihi standar perusahaan
yaitu bahan plat braker terlalu tebal / tipis, gigi tidak rata, bentuk fork tidak
sempurna, cat fork tergores, press terlalu dalam, spring plat patah, cat fork
mengelupas, cat fork tidak rata (timbul), gigi kurang dalam, posisi lubang ring nut
tidak center, cat fork belang, cat fork tipis, dan cat fork mengelupas (storage).
Rekomendasi perbaikan yang diusulkan ke perusahaan adalah penerapan
sistem shift kerja, pemberian pelatihan mengenai military standard, penggantian /
pengasahan pisau dan stopper secara berkala, pemberian instruksi kerja,
pemberian cover box, penggunaan sistem FIFO, penerapan maintenance secara
berkala, dan pemberian pelatihan mengenai stopper / pengelasan / prosedur