Abstract :
PT. X adalah produsen creamer dengan teknologi terotomasi yang memiliki visi
untuk selalu melakukan perbaikan terus-menerus (continuous improvement)
pada semua elemen agar menjadi perusahaan kelas dunia. Salah satu elemen
yang berkontribusi besar pada keberlangsungan perusahaan adalah tenaga
kerja, termasuk tenaga kerja tak langsung (indirect labor). Permasalahan yang
dihadapi adalah belum tercapainya perbaikan pada sebagian elemen
perusahaan, terutama indirect labor.
Security merupakan salah satu bagian dari indirect labor yang memegang peran
penting dalam perusahaan. Selain tanggungjawabnya terhadap keamanan
perusahaan, ternyata security merupakan salah satu entitas dalam proses bisnis
penerimaan raw material dan pengiriman finished goods. Dari observasi awal
ternyata permasalahan yang ada adalah belum adanya pengukuran performansi
pada security sehingga prinsip continuous improvement pada tim ini belum
tercapai dan adanya indikasi keterlambatan proses layanan administrasi pada
proses penerimaan raw material dan pengiriman finished goods. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi performansi awal security
yaitu berupa waktu siklus penyelesaian aktivitas dan penyebab pemborosan
pada proses administrasi. Setelah mengetahui waktu siklus awal dan penyebab
pemborosan maka dapat dilakukan analisis yang bertujuan untuk mengurangi
pemborosan yang ada sehingga waktu siklus dapat tereduksi.
Metode yang akan digunakan untuk menangkap detail aktivitas dan durasi
adalah metode Day In the Life Of (DILO). Output dari pengambilan data adalah
teridentifikasinya list tanggungjawab security, durasi waktu siklus / petugas, dan
proses bisnis penerimaan raw material serta pengiriman finished goods yang
berkaitan dengan security. Hasil uji coba usulan perbaikan metode kerja dengan
menerapkan lean principle menggunakan Eliminate, Combine, Rearrange,
Simplify (ECRS) analysis ternyata dapat mereduksi waktu siklus dari 6:02:48
menjadi 5:03:26 pada shift pagi dan 5:56:00 menjadi 5:35:08 pada shift siang.