Abstract :
PT ATMI IGI Center merupakan perusahaan yang memproduksi mold sebagai
produk utamanya. Permasalahan yang dihadapi oleh PT ATMI IGI Center adalah
masalah pemenuhan DOD (Date of Delivery) yang hanya sebesar 58% di tahun
2015 dikarenakan keterlambatan. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya
keterlambatan di perusahaan. Berdasarkan hasil analisis dengan metode Theory
of Constraints Thinking Process (TOC-TP) diketahui bahwa faktor utama yang
menjadi akar permasalahan di perusahaan adalah karena penerapan prinsip
Plan, Do, Check and Action (PDCA) baru hanya sebatas Plan dan Do saja,
sedangkan Check dan Action belum ada atau masih sangat minim. Faktor lain
yang juga menjadi penyebab banyak terbuangnya waktu selama proses produksi
adalah karena belum adanya seseorang yang bertindak sebagai eksekutor saat
terjadi masalah dan seringnya terjadi masalah pada proses tapping dikarenakan
perusahaan belum memiliki patokan dalam menentukan persentase
pengeblongan untuk mempermudah proses tapping. Solusi yang diberikan di
antaranya adalah mengirimkan seorang karyawan untuk training di tempat
customer untuk mengetahui keinginan customer sehingga apabila terjadi
permasalahan di tengah proses produksi, akan ada orang yang bertindak
sebagai eksekutor. Selain itu juga dibuat sebuah program penjadwalan untuk
membantu proses check and control serta suatu tabel yang berfungsi sebagai
patokan untuk mengatasi permasalahan pada proses tapping.