Abstract :
Semakin meningkatnya kebutuhan dan kompetisi,
megharuskan sebuah organisasi pendidikan menyusun program
kerja yang handal. Namun, banyak organisasi yang tidak
mengikuti perkembangan dari program kerja dan hanya
melakukan evaluasi di akhir program saja. Hal ini dapat
mengakibatkan program kerja yang ada kurang sinkron dengan
sistem edukasi yang berjalan dan menghambat organisasi
untuk mencapai tujuannya.
Maka dari itu, dirancanglah sebuah sistem pendukung
keputusan dengan mengikuti klasifikasi Compound-DSS yang
terdiri dari sistem pendukung keputusan berbasis basis data
dan sistem pendukung keputusan berbasis solver. Sistem
pendukung keputusan ini dirancang berdasarkan komponen
yang telah didefinisikan oleh Holsapple-Whinston yaitu
adanya Language System, Knowledge System, dan Problem
Processing System.
Sistem ini diharapkan berguna untuk pengendalian dan
evaluasi program kerja, sehingga pihak organisasi dalam
hal ini adalah pengelola program studi pada universitas
dapat melakukan pengendalian dan evaluasi terhadap program
kerja yang sedang berlangsung sebagai bentuk penjaminan
mutu akan program studi tersebut.