Abstract :
Yogyakarta sebagai salah satu tujuan utama untuk menghabiskan waktu
liburan setelah rutinitas bekerja pada setiap harinya. Pengunjung dari luar kota
maupun luar negri banyak yang datang untuk berwisata. Sarana dan prasarana
penunjang kota wisata harus terpenuhi dengan baik. Selama berwisata,
pengunjung memilih hotel untuk tempat beristirahat melepas lelah. Hotel yang
aman dan nyaman menjadi pilihan utama pengunjung.
Tugas Akhir perancangan gedung hotel Yellow Star Yogyakarta terdiri dari
1 basement dan 7 lantai dengan struktur beton bertulang. Perancangan ini
mengacu pada peraturan SNI 2847-2013, SNI 1726-2012, dan SNI 1727-2013.
Perancangan komponen struktur meliputi perancangan pelat, balok, kolom, joint
balok kolom, dan tangga. Dengan kategori resiko II dan kategori desain seismik D
akan dirancang dengan sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus
(SRPMK). Beban yang diberikan berupa beban mati, beban hidup dan beban
gempa. Mutu beton f?c = 25 MPa, Mutu baja tulangan fy = 240 MPa untuk
tulangan dibawah atau sama dengan diameter 13 mm dan fy = 400 MPa untuk
tulangan diatas diameter 13 mm. Struktur gedung hotel akan dianalisis dengan
menggunakan program ETABS version 9.
Hasil dari perancangan struktur didapatkan tebal pelat lantai 140 mm dan
tebal pelat tangga 140 mm. Didapatkan 4 tipe balok terdiri dari balok induk uk. 40
x 65, balok induk 25 x 40, balok anak 30 x 50, dan balok bordes 25 x 40.
Didapatkan 3 tipe kolom terdiri dari kolom uk. 80 x 80, kolom uk. 60 x 60, dan
kolom uk. 50 x 50. Untuk Balok induk 40 x 65 menggunakan tulangan
longitudinal tumpuan atas 5D25 bawah 3D25 dengan tulangan transversal
tumpuan 3P12-100 dan tulangan longitudinal lapangan atas 3D25 bawah 3D25
dengan tulangan transversal lapangan 2P12-200.